Mechanical

Lagi-lagi keadaanlah yang membuatku harus mempelajari hal-hal yang baru dan belum aku ketahui. Kali ini karena biaya riset S3 mahal untuk jurusan mesin aku harus belajar sesuatu yang baru yaitu menjadi seorang Mekanikal, seperti menguasai pengoperasian mesin Turning (Bubut), Milling, Drilling, Welding, dan Saw untuk membuat benda kerja mekanikal.

Intinya kali ini untuk menghindari biaya pembuatan alat mekanik yang sangat mahal ongkosnya bagi diri saya, bisa Rp. 75rb tiap harinya. Singkatnya aku harus siap menjadi seorang “Tukang Mekanik” agar biaya pembuatan mekanik robot PUMA 560 menjadi gratis karena bisa dikerjakan sendiri.

Hmmm kenapa aku tidak belajar saja

Itulah yang ada dibenak saya, akhirnya saya memulai belajar menggunakan mesin bubut yang di miliki oleh Jurusan Teknik Elektro. Mesin bubut ini merupakan pengadaan A2 pada saat Ketua Jurusannya saat itu Bapak Poerwanto. Jadi lumayan saya tinggal memanfaatkan mesin bubut ini secara gratisan.

Aku awalnya belajar menggunakan mesin bubut dengan mengenal operasi mesin bubut secara manual. Ini harus dipelajari untuk mengoperasikan secara sadar seperti bagaimana memutar spindle kearah maju atau mundur, menggerakkan meja kekiri atau kekanan, memajukan meja kedepan atau kebelakang. Selanjutnya juga harus tahu bagaimana mengatur kecepatan spindle, kecepatan feed (pemakanan).

Ini semua kulakukan hanya dengan bertanya-tanya kepada laboran mesin serta kulakukan secara otodidak. Selain itu situs http://youtube.com sangat membantu, karena banyak orang yang melakukan sharing pengalaman secara audio-visual di situs ini. Saat itu UB melakukan bloking pada situs ini pada jam-jam kantor, sehingga aku untuk mengakses youtube aku lakukan selepas mengantar anak yaitu jam 6.00WIB dini hari bersama Bapak Poerwanto karen beliau juga menyukai hal-hal yang berbau mekanik.

Sekali lagi hanya kesabaran (Rasa), ke ingin-tahuan (Cipta) dan tekun serta berkomitmen berusahan secara terus menerus (Karsa), Tuhan dapat memberikan bimbingan agar seseorang dapat melakukan sesuai kebutuhan manusia dan bukan keinginan manusia. Setelah selesai melakukan itu, kadangkala aku terheran-heran  mengapa aku bisa melakukan semua itu. Secara tidak langsung akan timbul kesadaran bahwa semua itu telah ada yang mengendalikannya yaitu Tuhan YME. Atas ridlonya aku bisa melakukan semua itu.

Hmm aku berpikir mengenal sang Khalik kita harus bisa menyadari apakah yang kita lakukan itu perbuatan Pikiran (manusia), atau perbuatan atas ridloNya. Saya akan lebih sadar bahwa Tuhan YME akan lebih mengangkat derajad manusaia, jika manusia dapat meluruskannya  sesuai apa yang dikendakiNya kedalam bentuk perbuatannya dan bukan perkataan atau ucapan belaka.

Seorang mekanikal harus berbekal kesabaran

Aku sebelum mengetahui bagaimana menjadi seorang mekanikal, memicingkan mata bahwa itu dapat dilakukan dengan mudah. Mengapa ?. Karena aku hanya melihat dengan mata kepalaku bahwa semua itu dapat dilakukan dengan mudah. Ternyata tidak demikian setelah aku melakukannya, perlu penyatuan antara Cipta, Rasa dan Karsa manusia menjadi suatu kesatuan yang utuh agar melakukan pekerjaan sebagai mekanikal dengan benar. Sekali tidak utuh, bisa mengakibatkan petaka karena diakibatkan: salah  penggunaan alat, salah memperlakukan benda kerja, terlalu memaksakan kehendak, kurang berpikir jeli, sembrono, dan lain sebagainya. Pendek kata, setiap proses pengerjaan perlu konsentrasi yang sangat kuat. Disinilah letak pelajaran kesabaran bagi seorang mekanikal.

Berbekal pisau bubut siap pakai
Untuk memulai belajar sesuatu, aku cenderung melakukan langkah-langkah kecil yang bisa dilakukan dengan mudah dan bisa aku lakukan. Menurut laboran mekanikal di jurusan mesin, Bapak Mudjiono Laboran Proses Produksi I dan Bapak Hartono Laboran Proses Produksi II, yang sangat memegang peranan penting pada mesin bubut adalah pisau bubut. Sehingga pengasahan dan pembentukan pisau bubut paling susah dilakukan, disarankan menggunakan pisau bubut yang sudah jadi. Selanjutnya aku membeli pisau yang sudah jadi pisau bubut Carbida (empat buah dari sebelah kiri). Hmmmm ternyata, mahal juga yah harganya Rp.150rb perbuah, weh rp.600rb akhirnya terpaksa aku keluarkan. Karaena aku belum piawai satu diantaranya patah ujungnya, kemudian yang lainnya ujungnya menjadi tumpul. Apa yang salah dengan penggunaannya. Aku berkonsultasi kepada para laboran, ternyata jenis Carbida tidak tahan impact, dan kalau arah pemotongan salah akan menjadikannya tumpul.

Aku hampir putus asa, mengingat uang yang dikeluarkan tidak sedikit, apalagi mengalami kegagalan penggunaannya. Terpaksa aku buka-buka situs youtube, dan mencarinya dengan kata kunci “lathe bit” serta mencari buku panduan untuk mengasah pisau bubut. Akhir aku berhasil, mencoba untuk membeli holder (pemegang) pisau bubut dari HSS. Aku beli di ebay, sebanyak 3buah (3 buah dari kanan).

Pada akhirnya aku mulai menyenangi penggunaan mesin bubut dan sudah bisa membentuk benda kerja dengan baik. Awalnya aku hanya coba-coba tanpa ada tujuan bentuk benda kerja yang diinginkan. Kemudian mulai dengan ketentuan ukuran yang diinginkan.

Semua itu jika dilakukan dengan kemauan, kesabaran, dan ikhtiyar yang keras akan mendapatkan hasil yang diinginkannya melalui KuasaNya.

Inilah pengalaman awal aku menjadi Mekanikal alias “Tukang Mekanik”.

 

AKU

AKU TERLAHIR ATAS KEHENDAKMU YA ALLAH SANG PENGUASA ALAM
CIPTAKU, ENGKAU SEMAYAMKAN DALAM PIKIRANKU
RASAKU, ENGKAU SEMAYAMKAN DALAM HATIKU
KARSAKU, ENGKAU SEMAYAMKAN DALAM TUBUHKU
KAU LENGKAPI SEMUANYA DALAM SATU KESATUAN MENJADI AKU
AKU, ENGKAU SEMAYAMKAN DALAM ROH DIDALAM TUBUHKU
ROH DALAM TUBUHKULAH YANG MENERANGI, MENGAYOMI, MELINDUNGI……
SETIAP JENGKAL YANG KULANGKAHKAN ATAS IJINMU YA ALLAH.

TERNYATA…………….
AKU ADALAH HAMBAMU YANG DIGERAKKAN OLEHMU
SESUAI KEHENDAK ROH DALAM TUBUHKU

JADI AKU…………….
HANYA BISA MENCIPTA DALAM PIKIRANKU DALAM SUASANA RASA….
HATIKU DAN BERBUAT ATAS KARSAKU MELALUI GERAKAN TUBUHKU INI
SEMOGA APA YANG AKU PERBUAT BERADA DALAM JALANMU DAN……
KEHENDAKMU YA ALLAH

AMIN YA RABBAL ALAMIN


Last updated by at .

6 Responses to Mechanical

  1. Nick says:

    Interesting blog like the metal frame. I am investigating using yaw vanes in the prop wash on a tricopter to avoid pivoting the rotor. I thing the pivoting rotor is causing its associates gyro forces affecting the air frame stability.

  2. Nick says:

    Have a look at http://youtu.be/qpoxQnL4AQc this guy have tried a couple of configurations his experience suggests a single vane works fine also.

    I think this math explains the gyro forces generated by an yaw gimbal.

    Nm = m r² w v 6.61 NM of inertial torque

    var rational values input values
    m 0.1962 20 grams
    r 0.08 80 mm
    w 837.76 4000 rpm
    v 6.28 360 deg secs 2 (2 seconds to rotate 360 degrees)

    • thank you about equation of the force using vane yaw system. later i will try to build this airframe. also i will finishing the latest tricopter airframe by waiting for 1 qty dt750 was broken.

  3. Nick says:

    I am waiting for parts also on the slow boat from China:( Had a bad cold so not much progress for last 2 weeks.

    I have the 700 motors only 13 amps and 900+ grams of thrust
    Please see my test data https://docs.google.com/spreadsheet/ccc?key=0AsmGA5b7qZ15dDY3Vm5BLVBydlMtUDk5bUZseE5EM1E and the tests http://www.youtube.com/user/nickatredbox/videos

    No current measurement unfortunately but the motor was always cool at the end of tests.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>