Belajar elektronika: rangkaian sensor temperatur

Isi materi ini ditujukan untuk berbagi ilmu pengetahuan kepada semua pengunjung blog ini.
Silakan digunakan untuk kepentingan proses pembelajaran untuk mencerdaskan bangsa ini dengan tidak lupa menyebutkan sumbernya.
Namun yang harus dihindari adalah: mengambil isi dengan mengakui sebagai haknya, mengambil isi untuk tujuan komersialisasi.
Semua tergantung kepada hati-nurani, jika terjadi saya berkewajiban mengingatkan para plagiator. Biasakan sesuatunya terlahir dari tangan anda, itu menunjukkan bahwa anda ada dan anda diberi hidayah sebagai ciptaanNya yang paling mulia untuk memberikan manfaat di dunia ini. Biasakanlah memberikan manfaat kepada orang lain, dan jangan membiasakan memanfaatkan orang lain.

Sensor temperatur merupakan sensor yang mengubah besaran temperatur menjadi besaran tegangan atau lainnya. Dalam sistem kontrol temperatur, sensor temperatur sangat diperlukan  keperluan membaca temperatur keluaran plant untuk diumpankan kembali sebagai feedback. 

Sensor temperatur pada jaman sekarang banyak jenisnya dan sudah dalam bentuk monolitik dalam satu komponen. Salah satu sensor yang sudah lazim dipakai dan banyak beredar di toko elektronik adalah LM35. LM35 sudah ditera dalam satuan derajat celcius, sehingga tidak perlu lagi mengkonversi derajat kelvin menjadi celcius. Sesuai dengan lembar data, keluaran LM35 adalah 10mV/derajat celcius. Jadi setiap kenaikan 1 derajat celcius, akan bertambah 10mV. Kalau sensor ini dioperasikan sampai 100 derajat celcius, maka keluarannya adalah 1V. Hal ini masih dirasa kurang jika ADC yang digunakan memerlukan tegangan masukan 5V pada skala penuh. Jadi masih diperlukan penguatan sebesar 5 kalinya atau AV = 5.

Untuk membuat pengkondisi sinya sinyal temperatur LM35 agar pada temperatur 100 derajat celcius keluarannya sebesar 5V, diperlukan penguat operasi seperti yang telah diposting disini

Rangkaian lengkap sensor temperatur diperlihatkan dalam gambar berikut ini.

 Dari rangkaian diatas penguatan AV adalah:

Karena AV yang dibutuhkan sama dengan 5, maka R2/R3 harus sama dengan 4. Kalau R2=400KOhm, maka R3=100KOhm. Selanjutnya R1 = R3 = 100KOhm.

Dari lembar data LM35 memerlukan tegangan antara 4-20V, disini saya menggunakan tegangan 15V, demikian pula LM358. 

Jika anda membutuhkan lembar data LM35 dapat didownload disini.

 Download

 

 

 

Last updated by at .

Avatar of Bambang Siswoyo

About Bambang Siswoyo

I am a college lecturer since 1988 at UB (University of Brawijaya) in the electronics department. My experience: Applications of Microprocessor system, Applications of Control System, Applications of Field Programmable Gate Array, Computer Programming in computer instrumentations. My hobby: Music especially playing the saxophone, hiking and exploring the countryside.
This entry was posted in Elektronika and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>