Belajar arduino: hello world

Isi materi ini ditujukan untuk berbagi ilmu pengetahuan kepada semua pengunjung blog ini.
Silakan digunakan untuk kepentingan proses pembelajaran untuk mencerdaskan bangsa ini dengan tidak lupa menyebutkan sumbernya.
Namun yang harus dihindari adalah: mengambil isi dengan mengakui sebagai haknya, mengambil isi untuk tujuan komersialisasi.
Semua tergantung kepada hati-nurani, jika terjadi saya berkewajiban mengingatkan para plagiator. Biasakan sesuatunya terlahir dari tangan anda, itu menunjukkan bahwa anda ada dan anda diberi hidayah sebagai ciptaanNya yang paling mulia untuk memberikan manfaat di dunia ini. Biasakanlah memberikan manfaat kepada orang lain, dan jangan membiasakan memanfaatkan orang lain.

Posting kali ini akan dijelaskan bagaimana cara berkenalan dengan arduino bagi para pemula. “Hello world” adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia pemrograman untuk mengawali dan mengenalkan sebuah pemrograman. Biasanya program adalah sederhana dengan menampilkan kalimat “Hello World” ke piranti keluaran stadar dari sistem mikroprosesor yang digunakan. Kalau di PC biasanya dikeluarkan pada layar, kalau tidak dilengkapi dengan layar biasanya ditampilkan ke konsole secara serial. Dalam arduino untuk mengenalkan sebuah program secara sederhana dengan cara mengkerdipkan led dengan periode hidup dan mati tertentu.

Bagi para pemula untuk belajar arduino yang harus dipersiapkan adalah:

  1. Board arduino (bukan buatan sendiri), saya menggunakan board nano yang berbasis mikrokontroler ATmega328 dengan clock 16MHz.

  2.  Perangkat lunak arduino terbaru dapat anda download disini. Pilih sesuai dengan sistem operasi yang sesuai dengan komputer anda.

Dalam board arduino biasanya sudah dilengkapi dengan led untuk keperluan mengetes perangkat keras atau sebagai indikator serbaguna. Dalam arduino nano biasanya menggunakan penyemat D13 atau digital kanal 13.

Langkah-langkah eksperimen

 Langkah-langkah eksperimen arduino bagi para pemula adalah:

  1. Tancapkan usb serial ke kemputer anda. 
  2. Pastikan drivernya sudah terinstall dan dikenali dengan benar.
  3. Untuk mengecek driver,-> My Computer, klik kanan,Properti. Klik Hardware,Device Manager. Lihat port COM apa sudah terlihat dalam daftar driver, catat kanalnya.
  4. Jalankan arduino.
  5. Load contoh program dengan memilih menu.

Nah, dalam editor akan terlihat programnya sebagai berikut:

/*
  Blink
  Turns on an LED on for one second, then off for one second, repeatedly.

  This example code is in the public domain.
 */

// Pin 13 has an LED connected on most Arduino boards.
// give it a name:
int led = 13;

// the setup routine runs once when you press reset:
void setup() {
  // initialize the digital pin as an output.
  pinMode(led, OUTPUT);
}

// the loop routine runs over and over again forever:
void loop() {
  digitalWrite(led, HIGH);   // turn the LED on (HIGH is the voltage level)
  delay(1000);               // wait for a second
  digitalWrite(led, LOW);    // turn the LED off by making the voltage LOW
  delay(1000);               // wait for a second
}

Mengenai cara kerja program akan saya jelaskan nanti, teruskan rasa penasaran anda sebagai tanda ketertarikan hobi yang yang baru ini. 

Kompilasi

 Sebelum program diupload ke board arduino ada baiknya bagaiman mengkompilasi untuk melihat apakah ada kesalahan penulisan program. Dalam arduino tidak ada menu kompilasi, sebagai gantinya adalah menu “Verify”. Klik icon tersebut maka dalam jendela pesan akan ditampilkan statu sedang dikompile.

Jika sudah terdapat kesalahan dalam program maka dilanjutkan dengan mengupload program ke board arduino yang anda gunakan. Klik ikon panah kanan disebelah kanan ikon “verify”. Kanal COM akan dicari secara otomatis oleh arduino dan akan memberikan saran kepada anda setelah ditemukan.

Jangan lupa sebelumnya harus anda set dulu board yang anda gunakan sesuai dengan jenis board arduino tersebut. Pilih menu  Tool -> Board. Saya set sesuai dengan board yang saya gunakan yaitu Nanp ATmega328. Mungkin anda menggunakan board yang berbeda dengan saya, oleh karena itu set sesuai dengan yang anda miliki.

Penjelasan program

Dari program di atas cara kerja program dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Baris pertama  dari program terdapat sintak:  int led = 13; merupakan pendefinisian led sebagai nilai 13, ini digunakan untuk menandai nomer saluran yang digunakan untuk pin arduino terhubung dengan led. 
  2. Baris program berikutnya adalah fungsi void setup(), yang akan dieksekusi pertama kali sesaat setelah arduino diberi catudaya, berfungsi untuk perintah-perintah insialisasi sebelum program utama dieksekusi. Isi dari fungsi ini adalah pendefinisian pin io dengan sintak:  pinMode(led, OUTPUT);  memiliki arti bahwa mode dari pin (penyemat) 13 (bukan pin mikrokontroler) yaitu saluran D13 (digital nomer 13) difungsikan sebagai saluran keluaran atau output. Nomer 13 ini ditahan dalam variabel led sebagai konstanta, dengan maksud agar dapat dikonfigurasi dengan mudah karena berada di atas.
  3. Baris program berikutnya adalah fungsi void loop(), merupakan fungsi dari program utama yang akan dieksekusi secara berurutan dari atas sampai terakhir dan kembali lagi dari atas sampai terakhir, begitu seterusnya karena merupakan loop yang tidak pernah berakhir. Baris pertama dari fungsi ini adalah  digitalWrite(led, HIGH); artinya tulislah logika 1 (high) pada pin keluaran nomer 13, dengan demikian led yang terhubung ke pin ini akan menyala, karena led diseri dengan resistor secara pulldown (terhubung ke ground). Selanjutnya adalah mengeksekusi sintak delay(1000); yaitu waktu tunda selama 1000mS atau 1 detik, dengan demikian led menyala selama 1 detik. Berikutnya adalah  digitalWrite(led, LOW); artinya tulislah logika 0 (low) pada pin keluaran nomer 13, dengan demikian led yang terhubung ke pin ini akan mati. Selanjutnya delay(1000); mengakibatkan led mati selama 1 detik. Keseluruhan program artinya led berkedip hidup selama 1 detik, mati selama satu detik. 

 

Last updated by at .

Avatar of Bambang Siswoyo

About Bambang Siswoyo

I am a college lecturer since 1988 at UB (University of Brawijaya) in the electronics department. My experience: Applications of Microprocessor system, Applications of Control System, Applications of Field Programmable Gate Array, Computer Programming in computer instrumentations. My hobby: Music especially playing the saxophone, hiking and exploring the countryside.
This entry was posted in Arduino, Elektronika, Mikrokontroler and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Belajar arduino: hello world

  1. Bina says:

    mohon info sharingnya
    saya sedang mencoba arduino,kemudian saya menemukan jalan buntu pada saat akan mengupload program ke dalam minimum system yakni terdapat tulisan

    avrdude:stk500_getsycnc():not in sync : resp =0×30
    avrdude:stk500_disable():protocol error,expect = 0×14 : resp =0×51

    terima kasih sebelumnya

    mohon pencerahannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>