Bode Plot: teori

Isi materi ini ditujukan untuk berbagi ilmu pengetahuan kepada semua pengunjung blog ini.
Silakan digunakan untuk kepentingan proses pembelajaran untuk mencerdaskan bangsa ini dengan tidak lupa menyebutkan sumbernya.
Namun yang harus dihindari adalah: mengambil isi dengan mengakui sebagai haknya, mengambil isi untuk tujuan komersialisasi.
Semua tergantung kepada hati-nurani, jika terjadi saya berkewajiban mengingatkan para plagiator. Biasakan sesuatunya terlahir dari tangan anda, itu menunjukkan bahwa anda ada dan anda diberi hidayah sebagai ciptaanNya yang paling mulia untuk memberikan manfaat di dunia ini. Biasakanlah memberikan manfaat kepada orang lain, dan jangan membiasakan memanfaatkan orang lain.

Ketika tranformasi fasor diaplikasikan ke sebuah fungsi alih, hasilnya dapat diekpresikan sebagai magnitude dan sudut sebagai fungsi frekwensi. Magnitude adalah penguatan dan sudut adalah pergeseran fasa. Biasanya nilai ini hanya dihitung sebagai satu frekwensi dan dan dikalikan dengan nilai masukan untuk memperoleh nilai keluaran. Pada frekwensi yang lainnya, fungsi alih akan berubah. Penguatan fungsi alih dan sudut fasa dapat diplot sebagai fungsi frekwensi, untuk memperoleh gambara utuh tentang respon sebuah sistem.

 

Dalam gambar diatas, merupakan analogi penggambaran sebuah panel equalizer dari amplifier audio yang sering dipakai dalam rumah tangga. Dalam panel terdapat tuas-tuas penguatan untuk memberikan besarnya penguatan pada daerah frekwensi dari sinyal audio. Masing-masing penguatan dibagi menjadi 6 daerah frekwensi. Dari posisi masing-masing tuas dapat secara langsung menggambarkan grafik penguatannya, seperti yang terlihat dibagian bawah gambar.

Demikian pula bode plot, merupakan upaya untuk menggambarkan berapa besar penguatan sebagai fungsi frekwensi. Dengan demikian bode plot merupakan metode untuk menggambarkan penguatan tersebut sebagai fungsi frekwensi dalam satu gambar. Pada equalizer merupakan upaya untuk menghasilkan penguatan untuk membentuk keluaran tertentu, namun pada bode plot merupakan kebilkannya yaitu keluaran sudah terbentuk, selanjutnya mengupayakan untuk menggambarkan berapa besarnya penguatan sebagai fungsi frekwensi.

 

to be continue

 

 

Last updated by at .

Avatar of Bambang Siswoyo

About Bambang Siswoyo

I am a college lecturer since 1988 at UB (University of Brawijaya) in the electronics department. My experience: Applications of Microprocessor system, Applications of Control System, Applications of Field Programmable Gate Array, Computer Programming in computer instrumentations. My hobby: Music especially playing the saxophone, hiking and exploring the countryside.
This entry was posted in Sistem Kontrol, Teori and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title="" rel=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>