Welcome to my blog

To all my blog visitors, thank you for visiting at address:

http://bsiswoyo.lecture.ub.ac.id

My Blog has been activated since: November 30, 2011

 

  willing to share knowledge to anyone is an expression of love for all mankind

vanBasco's MIDI Search Type artist or song name:
 

Visitors today


This blog is a lecturer’s blog at UB (University of Brawijaya) as a facility for ease of informations sharing over the internet. I am a lecturer at UB since 1988 in the electronics department, engineering faculty. About me please click here.

The contents of blogs are written in two languages, namely English and Indonesian. I tried to write into the English language if the content worthy to be read by all visitors.
Please click the Indonesian and English tags to accelerate the search for my blog contents.

The contents of this blog is all that “What I already knew”, “What I have done”, “What I have taken”, “What I like a new thing” as well as: electronics, mechanical, aeromodelling, playing musical instruments, understanding of spiritual, others might.

 

Willing to share knowledge, willing to provide useful knowledge to anyone, later will get a matchless happiness, that’s the real man who has shed light to all corners of the world. Then this world will become peaceful, beautiful to be enjoyed forever. And all humans will apply only two requests to the god, “oh my God give me long life and health forever.” Humans are given a long life and health forever by his god, he was the one who actually has a real science. These two statements will always be intertwined throughout your life in this world, like the world is always spinning forever. 

—-  (Mid, December 2010) – from my deepest heart, It can never be touched me, but everyday I can feel its presence. 

Yours sincerely

Bambang Siswoyo

Posted in Uncategorized | Tagged | 4 Comments

Misty On Tenor Saxophone

Saya merekam kembali lagu cantik ini dengan menggunakan Saxophone Tenor. Lagu ini adalah lagu pertama yang aku mainkan sejak belajar meniup saxophone menggunakan saxophone alto, di posting disini.

Setelah aku belajar memainkannya dengan menggunakan saxophone tenor lengkap dengan melodi interludenya, akhirnya selesai rekaman dengan iringan musiknya. Iringan aku  menggunakan MIDI yang dijalankan di piano YAMAHA DGX620, kemudian aku rekam menggunakan focusrite 2i4.

YouTube Preview Image

Posted in Saxophone, Video | Tagged , , , | 2 Comments

Why Do You Love Me (Koes Plus) on Tenor Saxophone

Lagu ini adalah ciptaan Koes Plus yang berbahasa Inggris. Pernah terkenal diberbagai negara. Saya mainkan dengan menggunakan Saxophone Tenor. MiC kondensor SAMSON CO3 lumayan bagus untuk instrument seperti saxophone benar-benar flat penguatannya, sehingga color sound saxophone tidak berubah. 

YouTube Preview Image

Posted in Saxophone, Video | Tagged , , , | Leave a comment

Love Letters In The Sand on Tenor & Alto Saxophone

Malam minggu 12 Januari 2013, tidak ada acara. Untuk menghilangkan kejenuhan aku merekam lagu mengunakan saxophone Tenor dan Alto. Tenor sebagai melodinya dan alto mengisi melodi interlude. 
Maklum baru punya perangkat home recording, yang sangat memuaskan hasilnya, bisa membuat kreasi lagu tanpa batas. Backing track lagu ini diperoleh dari midi yang dijalankan di Keyboard piano DGX620, kemudian audionya direkam ke recorder. Selanjutnya ditambahkan track Saxophone Alto dan Tenor.

YouTube Preview Image 

Posted in Saxophone, Video | Tagged , , , | Leave a comment

Misty on Alto Saxophone: Country

Saya mencoba memainkan kembali lagu Misty dengan menggunakan saxophone alto yang pernah saya mainkan sebelumnya di posting ini.

Tapi kali ini saya memainkannya dengan menggunakan Style lagu yang berbeda yaitu Country yang dimainkan lebih cepat. Backtrack lagu saya rekam dari MIDI Song yang dijalankan di piano DGX 620, direkam menggunakan focusrite 2i4 dengan software Audacity.  

YouTube Preview Image

Posted in Saxophone, Video | Tagged , , , | Leave a comment

Hobi baru: rekaman lagu

Hobi baruku kali ini adalah rekaman lagu sediri dirumah dengan menggunakan perangkat Home Recording yang murah meriah. Alat yang aku gunakan telah diposting disini. Sebenarnya hobi ini tidak jauh dari hobi-hobi lainnya seperti menyanyi, memainkan alat musik mulai dari gitar, piano, flute, violin, bass, dan saxophone. Aku berpikir agar semua lagu yang aku mainkan dengan saxophone bisa direkam track demi track agar mendapatkan masteringnya. Akhirnya aku membeli perangkat recording berkualitas namun kelas rumahan, atau Home Recording. Pelan pelan dulu walau hanya dua perangkat sound recording dan microphone.

Sebagai uji coba membuat lagu pertama, saya buat dengan irama keroncong yang memang irama paling saya bisa. Lagu ini saya mainkan sendiri dan dibuat menjadi 5 track yaitu:

#track 1 : iringan keroncong menggunakan gitar akustik, ritem dan kendangan cello
#track 2 : melodi menggunakan gitar akustik
#track 3 : bas elektrik
#track 4 : ukulele
#track 5 : saxophone tenor melodi lagu

namun ini hanya lagu contoh bukan keseluruhan.  

YouTube Preview Image

Posted in Saxophone, Video | Tagged , , , | Leave a comment

Hobi baru: Home Recording

Kali ini aku menggeluti hobi yaitu rekaman music dengan menggunakan perangkat home recording:

  1. USB recording Focusrite 2i4
  2. Condensor Microphone  SAMSON CO3
  3. Software studio rekaman

USB RECORDER FOUCSRITE 2i4 

 

MIC CONDENSOR SAMSON CO3

Perangkat akan menunjang untuk merekam lagu track demi track sehingga hasil menjadi bersih dan sebagai mastering lagu secara digital. Selanjutnya saya memiliki target untuk rekaman lagu menggunakan saxophone, membuat video clip dan mengarang lagu.

Posted in Saxophone, Video | Tagged , , | Leave a comment

When You Teel Me That You Love Me on Alto Saxophone

Sambil menunggu waktu bergantinya Tahun 2012 menjadi 2013, aku sempatkan merekam lagu “When You Teel Me That You Love Me” yang dimainkan menggunakan saxophone alto. Lagu ini dimainkan dengan nada dasar Bb dan di rekam secara langsung dengan menggunakan handycam.

Selamat Tahun Baru 2013

YouTube Preview Image

Posted in Saxophone, Video | Tagged , , | 6 Comments

Latihan lagu Nyidam Sari pakai Saxophone Tenor

Kali ini aku belajar lagu Jawa berjudul Nyidam Sari. Lagu ini menggunakan titinada Pelog Jawa, 1 3 4 5 7. Hanya berdasarkan 5 macam nada sudah dapat dijadikan lagu jawa yang sangat sejuk didengarkan. Selain nada pelog ada dana Slendro 1 2 3 5 6 mirip dalam lagu cina.

Video ini saya rekam secara langsung dengan menggunakan handycam.

YouTube Preview Image

Posted in Saxophone, Video | Tagged , , | 2 Comments

Latihan Lagu Misty menggunakan saxophone tenor

Lagu Misty merupakan salah satu lagu favorit saya. Rekaman pertama saya menggunakan saxophone alto. Disini saya menggunakan saxophone Tenor, dengan menambahkan melodi interlude. Namun tidak ada iringan lagu, karena saya masih latihan lagu ini menggunakan Tenor.

Dimainkan dengan menggunakan 4 konfigurasi Mouthpiece yaitu:

  1. Berg Larsen 110/SMS/2 dengan reed fiber jenis natural.
  2. Berg Larsen 110/SMS/2 dengan reed fiber jenis carbon.
  3. Bobby Dukoff D7 dengan reed fiber jenis carbon.
  4. SR Legend dengan reed Bambu #3
  5. SR Legend dengan reed fiber jenis natural.

YouTube Preview Image

Posted in Saxophone, Video | Tagged , , | Leave a comment

Semangat untuk menempa diri adalah usaha untuk lepas dari kemunafikan

Semangat adalah kata-kata yang pernah digunakan dijaman perjuangan ’45. Tanpa ada semangat tidak akan pernah ada perubahan. Bangun semangat diri, untuk mendapatkan kemampuan diri agar terhindar dari kemunafikan. Mulut berkata, hati tapi tidak merestui, mulut berkata bijak tapi tidak dapat menjadi teladan, tong kosong nyaring bunyinya. 

Semangat sebenarnya untuk diri sendiri, untuk bisa melakukan sebuah perjuangan hidup. Dapatkan kemajuan hidup ini dengan dilahirkan dari semangat diri sendiri. Biasakan kehidupan kita terangkat dari kemampuan diri yang diawali dari semangat. Jangan memberikan semangat kepada orang lain jika ujung-unjungnya kemajuan orang lain untuk kepentingan yang memberi semangat. 

Dalam dunia musik, kemunafikan hampir tidak ada.

Kenapa demikian ?

Karena dikatakan Jago menyanyi, secara langsung dapat diuji kemampuannya dengan mendengar suaranya secara langsung, dan menjadi melekat pada diri seseorang. 

Namun di dunia ilmu pengetahuan, masih rancu mana yang jago beneran dan mana yang hanya omong doang. Sangatlah sulit dibuktikan, kenyataannya yang pandai berbicara malah dianggap yang paling mengerti.  

Melalui hobi musik memainkan saxophone, bermodalkan semangat dapat digunakan sebagai upaya menempa diri untuk keluar dari kemunafikan. Karena menurut saya suara yang keluar dari saxophone merupakan wujud dari kemampuan sang peniupnya, tidak akan pernah tertipu. Dengan rasa semangat, sarana tidak menjadi penghalang untuk menempa diri meniup saxophone dengan baik dan benar. Kamar mandipun bisa dipakai sebagai tempat latihan agar tidak mengganggu yang lainnya.

Yang penting Semangat utuk menempa diri masih ada dalam diri kita.

YouTube Preview Image

Posted in Saxophone, Video | Tagged , , | Leave a comment

Can You Feel The Love Tonight on Alto Saxophone

Kali ini aku mulai mencoba lagi saxophone altoku yang sudah lama tidak dimainkan, karena aku menyenangi saxophone Tenor. Teryata asik juga untuk memainkan lagu dengan nada tinggi. 

YouTube Preview Image

Posted in Saxophone, Video | Tagged , , | Leave a comment

Can You Feel The Love Tonight on Tenor Saxophone

Hari minggu yang membosankan jangan dibiarkan begitu saja keadaannya, akan menyebabkan hal-hal yang diluar kesadaran, misalnya banyak makan, keluyuran tak menentu, atau lainnya. Hari minggu yang membuat aku jenuh, aku lewatkan dengan merekam lagu “Can You Feel The Love Tonight” dengan melodi Saxophone Tenor yang aku mainkan sendiri.

Aku rekam secara langsung pakai handycame, akhirnya hari-hari yang membosankan menjadi mengasikkan. Memang kita harus pandai mencari kegiatan yang menyenangkan yang bermanfaat dan berarti, agar setiap hari akan terisi hal-hal yang menyenangkan.

YouTube Preview Image 

Bagi yang membutuhkan partiture dan file MIDI silakan download di link berikut ini.

Download disini

“Can You Feel The Love Tonight”

There’s a calm surrender to the rush of day
When the heat of a rolling wind can be turned away
An enchanted moment, and it sees me through
It’s enough for this restless warrior just to be with you

And can you feel the love tonight
It is where we are
It’s enough for this wide-eyed wanderer
That we got this far
And can you feel the love tonight
How it’s laid to rest
It’s enough to make kings and vagabonds
Believe the very best

There’s a time for everyone if they only learn
That the twisting kaleidoscope moves us all in turn
There’s a rhyme and reason to the wild outdoors
When the heart of this star-crossed voyager beats in time with yours

Posted in Saxophone, Video | Tagged , , | Leave a comment

Fatwa Pujangga on Tenor Saxophone

Memang tambatan hatiku terakhir dengan alat musik adalah Saxophone. Bagiku alat musik ini sangat sangat dapat menyatu dengan jiwaku dan dapat mengekpresikan semua jiwaku melalui alat musik yang satu ini. Aku sudah banyak mencoba alat musik lainnya mulai: Gitar klasik, gitar elektrik, Bas, Violin, Piano, flute, clarinet, tetapi hatiku tetap tertambat pada alat musik saxophone. Hmmm memang unik sekaligus suaranya sexy.

Kali ini aku mencoba merekam secara rangsung dengan menggunakan HandyCam dengan file midi yang dijalankan di Piano Electric Yamaha DGX 620.

Tembang lawas FATWA PUJANGGA beriramakan melayu.
 

YouTube Preview Image

Posted in Saxophone, Video | Tagged | 2 Comments

Tenor Saxophone: Angin Malam

Saya mencoba bernyanyi menggunakan saxophone tenor lagu Angin Malam yang biasa dinyanyikan oleh sang lengendaris Broery Marantika.

YouTube Preview Image

 

Posted in Saxophone, Video | Tagged | Leave a comment

OpenPilot Countdown

open pilot revo release countdown

There is a huge countdown at OpenPilot. Exciting!

Today I noticed that there is a huge countdown covering the start page at http://openpilot.org/

I also noticed that the Revo board -thread is closed for upcoming news. One can’t be certain, but there might be a connection. Well soon find out!

 

Posted in CopterControl, Multicopter, OpenPilot | Comments Off

Software Serial

For users with arduino microcontroller has one serial port, such as nano arduino, uno etc., can use the digital port as an additional serial channel. I tried it into the arduino nano board, and will add an additional serial port to D10  as RX and D11 as TX. D10 (RX), D11) is a serial software controlled, unlike the RX (D0) and TX (D1) working in hardware. Required libraries that support additional serial operation, simply add the syntax:

#include<SoftwareSerial.h> 

at the beginning of the arduino program. To test the digital pin is used as an RS232 serial communication channels, required-digital USB-Serial dongle. 

Posted in Arduino, Tutorial | Tagged , , | Leave a comment

Timer 2 interrupt event: TIMER2_OVF_vect

In this post, will describe how to use an interrupt event of timer2 using nano board. If you want a process that works in the background and separated from the function loop (), you can use timer2. Timer2 can be set as a timer with overflow mode. When timer2 overflow, certain vector address to be executed. In arduino, vector address to timer2 with overflow mode is TIMER2_OVF_vect.

Initialization of timer2

First you must initialize timer2 as timer overflow mode. To initialize timer2 use the following code:

The code to initialize timer2 can be explained as follows:

  1. At line 10 aims to disable timer2, so that does not work.
  2. At line 12 aims to set timer2 to become overflow during 10ms. 
  3. At line 13 aims to clear flag interrupt of timer2. Each 10ms this flag will be set and will execute address of interrupt: TIMER2_OVF_vect
  4. At line 14 aims to enable timer2 interrupt as overflow mode.
  5. At line 15 aims to set wave generator normal of timer2
  6. AT line 16 aims to set prescaler of timer2 to 1024

How to calculate time of overflow interrupt

The equation is: 

t = (1/F) * 1024 * (255 – R) * 1000 mS

F is frequency of microcontroler in Hz
R is value of TCNT2 register

For example timer overflow will generate every 10mS (t) dan F is 16000000MHz.

10 = (1/16000000) * 1024 * (255-R) * 1000
(255 – R) = (10 * 16000000)/(1024 * 1000)
(255 – R) = 156.25
R = 255 – 156.25 =  ~98 (decimal)

Routine of timer2 overflow interrupt

If the register is set to 98, the routine of timer2 overflow interrupt will be executed every 10ms. Address of vector interrupt is TIMER2_OVF_vect.

In this routine thing to do is to set TCNT2 = 98, so the routine is executed again every 10ms. Additionally TIFR2 set to 00, TIFR2 = 00.

Next, you can add the code in this routine, such as a counter or other variables. Make the code as short as possible, try the code created only manipulate variables.

Codes above can be explained as follows:

  1. Line 21 and 22, set timer2 counter to 10ms and reset timer2 interrupt flag.
  2. Line 24 to 28, change the logic of variable flag_led as toggle every 500ms, using variable flag_500ms as counter to get again time of 500ms.
  3. Line 24, check the flag_500ms whether zero. If zero is reached, flag_led will be invert (line 26). Next on line 27 refresh flag_500ms become value of 50 as time counter of 500ms.

Setup() and Loop() functions

The code of setup() and loop() functions be explained as follows:

  1. On setup() function, line 35 configure D2 to D9 as digital output. Line 36 setup the variable of flag_500ms = 50 for 500ms counter based on 10ms. Line 37 init the timer2 as timer overflow interrupt for time of 10ms.
  2. On loop() function, line 42 and 43 set D2 to D9 with logic 0/1 based on flag_led variable.

Demo

YouTube Preview Image

Posted in Arduino, Tutorial | Tagged , , | 4 Comments

Cara setting Radio Control pada simulator PhoenixRC

Program simulator PhoenixRC merupakan program yang cukup ringan untuk melatih pilot pesawat aeromodeling sebelum menerbangkan pesawat model yang sesungguhnya untuk mengurangi kecelakaan.

Untuk menggunakan simulator ini anda harus memiliki USB Dongle berfungsi untuk menterjemahkan data PPM dari Radio Control yang ditancapkan di konektor trainer biasanya ada dibelakang. 

Selain itu dongle ini berfungsi layaknya sebagai serial number dari software. PhoenixRC ini bisa terupdate secara otomatis, sampai saat ini saya telah mengupdate sampai versi 4.0.m.

Langkah-langkah yang harus dilakukan:

  1. Installah program simulator PhoenixRC
  2. Tancapkan USB dongle ke komputer, posisikan switch ke PhoenixRC
  3. Jalankan program PhoenixRC, jika minta update sebaiknya diupdateTancapkan kabel stereo ke port trainer pada Radio
    Selanjutnya jalankan program PhoenixRC, bila perlu diupdate jika minta harus diupdate. PhoenixRC saat ini yang terbaru adalah versi 4.0.m. PhoenixRC ini dapat melakukan update secara otomatis melalui jaringan internet, selama dongle anda terhubung dan dikenali dengan programnya. Sebelum anda memainkannya perlu untuk mengatur control yang anda miliki. Saya menggunakan radio remote kontrol FlySky dengan firmware ER9X. Mungkin anda menggunakan jenis radio dan firmware yang berbeda. 

Selanjutnya adalah mengkonfigurasi radio anda. Lakukanlah langkah-langkah berikut ini:

Jalankan program PhoenixRC akan tampil tampilan seperti berikut ini:

 Berikutnya anda perlu setup transmiter dengan mengklik menu System=>Setup New Trasmitter.

Baca petunjuk yang ditampilkan setiap anda mengklik tombol Next. Tekanlah tombol Next sampai tampilan menjadi sebagai berikut:

Posisikan semua stick ke tengah-tengah. Selanjutnya tekan tombol Next, akan muncul tampilan:

Gerakkan semua stick Throtle (kiri arah vertikal), Ruder (kiri arah horisontal), Elevator (kanan arah vertikal), Aileron (kanan arah horisontal). Stick ini adalah stick Mode 2. Semua stick digerakkan kearah maksimal yaitu atas-bawah, kiri-kanan. Amati kanal yang tampil setiap pergerakan stick. Ini tergantug pada konfigurasi radio anda. Pada radio saya Kanan 1,2,3,4 masing-masing adalah Throtle, Ruder, Elevator dan Aileron. Setelah itu tekan tombol Next, akan muncul tampilan sebagai berikut:

Gerakkan semua switch yang ada kearah belakang atau atas. Hal ini opsional, biasanya firmware mengkonfirmasi agar stick throtle ke arah bawah dan semua switch kondisi off yaitu kebelakang atau keatas. Selanjutnya tekan tombol Next dan akan muncul tampilan sebagai berikut:

Disini anda diberi kesepatan sekali lagi untuk mengecek ulang range dari stick apakah sudah benar dengan melihat secara grafik minimal dan maksimalnya sesuai dengan kondisi stick yang sebenarnya. Sekali lagi ingatlah kanal dari stick yang bersesuaian dengan Throtle, Ruder, Elevator dan Aileron. Tekan tombol Finish akan muncul:

Dengan munculnya tampilan diatas anda telah selesai mengklibrasi stick pada radio anda. Selanjutnya adalah membuat profile radio, tekanlah tombol Next selanjutnya akan muncul:

Pilihlah merek radio anda atau yang kompatibel dengan daftar yang ditampilkan. Kalau tidak ditemukan pilihlah “Custom” seperti radio yang saya miliki, Selanjutnya klik Next sampai muncul:

Disini bertujuan untuk memberi nama profile dari radio anda misalnya “FlySky-Radio”, untuk pertama kalinya pilih Quick Setup, kemudian tekan tombol Next akan muncul:

Arahkan seluruh stick ke posisi tengah, kemudian tekan tombol Next, akan muncul:

Disini anda diminta, stick yang mana yang akan digunakan untuk engine/throtle. Pada radio mode 2, throtle stick adalah dikiri arah atas/bawah. Gerakkan stick tersebut seharusnya merespon pergerakan dengan munculnya slider pada tampilan, kemudian tekan tombol Next akan muncul:

Disini menanyakan stick untuk kontrol collective, biasanya untuk helicopter, karena disini untuk fixwing yah samakan saja dengan sebelumnya kemudian tekan tombol Next, akan muncul:

Disini anda diminta untuk menggerakkan stick untuk kontrol ruder. Untuk Mode 2, gerakkan stick kiri ke arah kiri dan kanan, harus terjadi respon dengan munculnya slider. Tekan tombol Next akan muncul:

Disini anda diminta untuk menggerakkan stick untuk kontrol elevator, pada Mode 2 gerakkan stick kanan kearah atas dan bawah, sekali lagi harus ada respon. Tekan tombol Next akan muncul:

Disini anda diminta untuk menggerakkan stick kontrol aileron, pada Mode 2 adalah stick kanan kearah atas dan bawah. Tekan tombol Next, langkahi tampilan berikutnya sampai muncul tampilan:

Sampai disini anda sudah selesai mesetup radio anda dengan nama Profile “FlySky-Radio”.

Cobalah gunakan untuk terbang dengan memilih pesawat model fix-wing yang anda inginkan. Cek respon throtle, stick kiri digerakkan keatas maka rpm engine semakin naik. Jika terbalik, dapat anda balik di Radio anda atau di menu phoenixRC. Begitu pula stick elevator, jika stick kanan ke arah bawah, pesawat akan menaik, sebaliknya jika stick ke atas pesawat akan turun. Balik jika kondisi ini terbalik. Jika stick kanan digerakkan ke kanan, maka pesawat akan roll ke kanan. Jika stick kiri digerakkan kekanan maka pesawat akan berputar ke kanan. Tentu saja referensinya adalah seperti anda menaiki pesawat dan memandang kearah depan.

Selamat mencoba.

Posted in hobby, RC Model | Tagged , | 6 Comments

Board TINIWeb: web server

Dalam posting sebelumnya, telah dijelaskan secara dasar gambaran umum dari board ini. Board ini masih memiliki keunggulan mengenai network, selain bahasa pemrogramannya dapat dibuat dengan menggunakan java, C dan assembly. Kemampuan multitasking juga perlu mendapat acungan jempol karena prinsip kerjanya seperti OS Linux.

Persiapan setting firmware

Ada dua bagian firmware yang ada dalam board ini yaitu Slush dan TiniOS. Terakhir pengembangan versinya yang saya miliki adalah slush dan TiniOS versi 1.18. Sungguh beruntung saya masih menyimpannya dengan baik dan masih ada sampai saat ini. Slush merupakan firmware layaknya seperti firmware bootloader saat awal board bekerja. Sedangkan TiniOS merupakan sistem operasi yang mengadopsi seperti halnya linux namun minimalis.

Perangkat lunak yang diperlukan adalah:

  1. MTK merupakan singkatan dari Microcontroller Tool Kit yang dikeluarkan oleh Dallas Semiconductor. Perangkat lunak ini digunakan untuk meng-upload firmware dan konsole user menggunakan antarmuka secara serial RS232. Hal ini berguna jika board diaktifkan pertama kali karena koneksi TCP/IP belum ada, atau untuk mengupgrade firmware. Program MTK dapat anda download disini. Pilih salah satu versi yaitu 2.4.12 atau 2.4.14.
  2. Tini SDK berisi firmware slush dan TiniOS beserta library java ditulis oleh Dallas Semiconductor. Versi ini  harus sesuai dengan versi boardnya yaitu DS80C400 atau versi tini400. Silakan klik disini untuk mendapatkan Tini SDK tersebut.

Upload firmware

Sebagai persiapan awal, anda harus mengupload firmware slush dan tiniOS versi 1.18 ke board TINIWeb. Serial 0 dengan konektor DB9 dengan tanda “Loader Serial 0″ dihubungkan dengan RS232 komputer. Saya sarankan gunakan serial komputer PC, karena saya menggunakan USB to Serial dengan laptop tidak berhasil, entah kenapa. Catu daya yang dibutuhkan adalah 5VDC tidak boleh lebih, dan jumper DTR untuk reset bootloader harus dipasang.

Setelah anda memasang ke serial komputer (PC), biasanya kanal COM1 dan memasang catu daya 5V, jalankan program MTK kemudian setting sebagai berikut:

  1. Configurasi port dengan menggunakan menu: Options => “Configure Serial Port”. Setting kanal serial sesuai dengan kondisi komputer anda, baudrate 115200,8,n,1.
  2. Buka kanal serial dengan menggunakan menu: TINI(R)=>Open ComX……..
  3. Reset board dengan menggunakan menu: TINI(R)=>Reset
Akan muncul tampilan sebagai berikut:

Upload firmware slush_400.tbin dan tini.tbin

Untuk mengupload firmware gunakan menu: File=>Load file. Pilih file slush_400.tbin selanjutnya tini.tbin. File ini ada di direktori tini1.18\bin dari file yang anda download di link diatas, atau anda download disini.

…. bersambung …..

Posted in Hardware, Network | Tagged , , , | Leave a comment

Vinculum VDRIVE2: modul antarmuka USB Host untuk Flashdisk

Dengan adanya modul VDRIVE2 keluaran vinculum, memungkinkan mikrokontroler dapat membaca dan menulis data ke media penyimpan data flashdisk. Didalamnya ada firmware yang mengendalikan hubungan dengan flashdisk, sehingga antarmuka pembacaan dan penulisan data dengan mikrokontroler secara serial atau SPI. Dengan menggunakan modul ini mikrokontroler akan dapat melakukan operasi layaknya jika flashdisk ditancapkan ke komputer. Hanya saja flashdisk harus diformat terlebih dahulu menggunakan komputer dengan format FAT16 sebelum digunakan. Dengan demikian mikrokontroler dapat membuat direktori, menhapus direktori, menulis data dalam file dan lain sebagainya. Dalam sistem mikroprosesor dapat digunakan sebagai media penyimpan data yang dapat diubah-ubah isinya, misalnya sebagai datalogger.

Untuk mempelajari perintah-perintah yang dimengerti oleh modul ini, saya mengujinya dengan menghubungkan secara serial melalui USBtoSerial-TTL yang ditancapkan ke USB komputer. Kemudian dengan menggunakan program Hyperterminal dengan setting baud 9600,8,n,1 tanpa protokol handshaking, saya dapat mempelajari perintah-perintah sebelum diaplikasikan ke mikrokontroler.

Perintah yang diberikan secara serial merupakan perintah seperti dalam DOS (Disk Operating System), namun perintahnya banyak perbedaan. 

Anda tertarik dan membutuhkan modul ini ?

Silakan hubungi saya atau beri komentar, saya memiliki 10 modul untuk dijual kepada yang membutuhkannya.

Untuk mengetahui perintah-perintah dalam bentuk ASCII pada modul ini, silakan dibaca buku yang dapat anda download dibawah ini.

 

Download disini

 

Posted in Electronics, Elektronika, Hardware, Mikrokontroler | Tagged , | Leave a comment